Sunan an-Nasai Hadits 2145 - Puasa Mendahului Ramadhan Menurut Ibnu Abbas
Hukum Puasa Sebelum Ramadhan Berdasarkan Riwayat Ibnu Abbas
Sunan an-Nasai : 2145
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2145
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو خَالِدٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَتَقَدَّمُوا الشَّهْرَ بِصِيَامِ يَوْمٍ أَوْ يَوْمَيْنِ إِلَّا أَنْ يُوَافِقَ ذَلِكَ يَوْمًا كَانَ يَصُومُهُ أَحَدُكُمْ قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ هَذَا خَطَأٌ
Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Janganlah kalian mendahului bulan Ramadlan dengan puasa sehari atau dua hari kecuali jika ia telah biasa berpuasa (sunnah) pada hari itu." Abdurrahman berkata ini adalah salah.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Peringatan Nabi mengenai batas puasa akhir Sya'ban adalah sebuah pengajaran umum yang didengar beragam kalangan sahabat.
- Para ulama generasi terdahulu sangat menjaga kejujuran dan ketelitian dalam menyambungkan asal usul periwayatan sabda Nabi.
- Orang yang sedang mengqadha puasa wajibnya di hari-hari terakhir Sya'ban tetap mendapat kebolehan untuk menjalankannya.
