Sunan an-Nasai Hadits 2147 - Rutinitas Puasa Nabi di Bulan Sya'ban
Rasulullah Memperbanyak Puasa Sya'ban Menjelang Ramadhan
Sunan an-Nasai : 2147
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2147
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا النَّضْرُ قَالَ أَنْبَأَنَا شُعْبَةُ عَنْ تَوْبَةَ الْعَنْبَرِيِّ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصِلُ شَعْبَانَ بِرَمَضَانَ
Ummu Salamah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menyambung bulan Sya'ban dengan Ramadlan.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Menghabiskan banyak hari di bulan Sya'ban untuk berpuasa sunnah adalah kebiasaan andalan milik Rasulullah.
- Persiapan secara raga dan jiwa sangat ditekankan menjelang kehadiran bulan puasa diwajibkan.
- Melakukan ibadah sunnah untuk mendekatkan diri kepada aturan wajib adalah teladan yang bagus bagi manusia.
