Sunan an-Nasai Hadits 2156 - Puasa Tertentu

Nabi Tidak Pernah Puasa Sebulan Penuh Selain Bulan Ramadan

Sunan an-NasaiNomor Hadis 2156

أَخْبَرَنَا أَبُو الْأَشْعَثِ عَنْ يَزِيدَ وَهُوَ ابْنُ زُرَيْعٍ قَالَ حَدَّثَنَا الْجُرَيْرِيُّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ شَقِيقٍ قَالَ قُلْتُ لِعَائِشَةَ أَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي صَلَاةَ الضُّحَى قَالَتْ لَا إِلَّا أَنْ يَجِيءَ مِنْ مَغِيبِهِ قُلْتُ هَلْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَهُ صَوْمٌ مَعْلُومٌ سِوَى رَمَضَانَ قَالَتْ وَاللَّهِ إِنْ صَامَ شَهْرًا مَعْلُومًا سِوَى رَمَضَانَ حَتَّى مَضَى لِوَجْهِهِ وَلَا أَفْطَرَ حَتَّى يَصُومَ مِنْهُ

Abdullah bin Syaqiq Diriwayatkan dari:

Aku berkata kepada ['Aisyah] dia berkata: Aku pernah bertanya kepada Aisyah: "Apakah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengerjakan shalat Dluha?" Ia menjawab: "Tidak, kecuali jika ia datang dari bepergian." Aku bertanya: "Apakah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memiliki puasa tertentu selain Ramadlan?" Ia menjawab: "Demi Allah, beliau tidak pernah mengetahui beliau berpuasa tertentu selama satu bulan selain Ramadlan, hingga berlalu dan tidak berbuka hingga beliau berpuasa dari bulan itu'."

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Rasulullah selalu memberikan contoh untuk membedakan secara jelas antara ibadah yang berstatus wajib dan yang berstatus sunnah.
  • Puasa sebulan penuh secara berturut-turut merupakan kekhususan yang hanya berlaku untuk bulan suci Ramadan.
  • Salat Dhuha adalah ibadah yang sangat baik dikerjakan, dan menjadi kebiasaan istimewa Nabi terutama seusai menempuh safar.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami