Sunan an-Nasai Hadits 2202 - Etika Berpuasa dan Aroma Mulut yang Harum
Adab Orang Berpuasa dan Keutamaan Bau Mulutnya
Sunan an-Nasai : 2202
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2202
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَزِيدَ الْآدَمِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا مَعْنٌ عَنْ خَارِجَةَ بْنِ سُلَيْمَانَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ رُومَانَ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الصِّيَامُ جُنَّةٌ مِنْ النَّارِ فَمَنْ أَصْبَحَ صَائِمًا فَلَا يَجْهَلْ يَوْمَئِذٍ وَإِنْ امْرُؤٌ جَهِلَ عَلَيْهِ فَلَا يَشْتُمْهُ وَلَا يَسُبَّهُ وَلْيَقُلْ إِنِّي صَائِمٌ وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam beliau bersabda: "Puasa itu adalah perisai dari api neraka, barangsiapa yang berpuasa, maka janganlah berbuat bodoh ketika itu, dan jika seseorang membodohinya, maka janganlah mencacinya dan jangan mencelanya, hendaklah ia mengatakan, ' aku sedang berpuasa, ' demi Dzat yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, aroma mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah -pada hari Kiamat- dari pada aroma minyak kesturi."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Orang yang sedang berpuasa sangat dilarang berbuat kebodohan atau melampiaskan emosi buruk.
- Saat ada pihak yang memancing keributan, dianjurkan untuk menahan diri dan mengucapkan "aku sedang berpuasa".
- Aroma mulut orang yang berpuasa memiliki penilaian yang sangat mulia di sisi Allah kelak pada hari Kiamat.
- Membalas keburukan dengan sikap sabar adalah bagian dari kesempurnaan ibadah puasa.
