Sunan an-Nasai Hadits 2220 - Meredam Panasnya Neraka Jahanam
Puasa Sunnah Sebagai Peredam Panas Neraka Jahanam
Sunan an-Nasai : 2220
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2220
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَرْبٍ قَالَ حَدَّثَنَا قَاسِمٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ عَنْ النُّعْمَانِ بْنِ أَبِي عَيَّاشٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ صَامَ يَوْمًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ بَاعَدَ اللَّهُ بِذَلِكَ الْيَوْمِ حَرَّ جَهَنَّمَ عَنْ وَجْهِهِ سَبْعِينَ خَرِيفًا
Abu Sa'id Al Khudri Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam beliau bersabda: "Barangsiapa berpuasa sehari di jalan Allah, Allah menjauhkan panasnya neraka Jahanam dari wajahnya karena hari itu selama tujuh puluh tahun."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Puasa sunnah berfungsi aktif meredam ancaman dan panasnya api neraka Jahanam.
- Wajah orang yang berpuasa akan selamat dari hawa panas neraka dengan jarak tujuh puluh tahun [6.1.1].
- Mengendalikan diri karena Allah adalah investasi perlindungan terbaik untuk masa perhitungan amal.
