Sunan an-Nasai Hadits 2227 - Menerima Keringanan Puasa Safar
Terimalah Keringanan Berbuka dari Allah Tanpa Ragu
Sunan an-Nasai : 2227
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2227
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا وَكِيعٌ قَالَ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ ثَوْبَانَ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَيْسَ مِنْ الْبِرِّ الصِّيَامُ فِي السَّفَرِ عَلَيْكُمْ بِرُخْصَةِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ فَاقْبَلُوهَا
Jabir bin Abdullah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam beliau bersabda: "Bukan termasuk kebajikan berpuasa dalam perjalanan. Hendaklah kalian mengambil keringanan yang diberikan Allah -Azza wa Jalla-, terimalah keringanan tersebut."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Menerima keringanan hukum dari Allah adalah salah satu bentuk ibadah ketundukan yang disukai-Nya.
- Sangat dianjurkan untuk tidak memaksakan diri lanjut puasa jika rute perjalanan penuh kesulitan.
- Tidak ada ruang bagi kesombongan batin dalam beragama, terutama menolak fasilitas keringanan dari Tuhan.
