Sunan an-Nasai Hadits 230 - Kecukupan Air Mandi Junub
Satu Sha' Air Sudah Cukup Untuk Mandi Junub
Sunan an-Nasai : 230
Sunan an-NasaiNomor Hadis 230
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَحْوَصِ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ أَبِي جَعْفَرٍ قَالَ تَمَارَيْنَا فِي الْغُسْلِ عِنْدَ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ فَقَالَ جَابِرٌ يَكْفِي مِنْ الْغُسْلِ مِنْ الْجَنَابَةِ صَاعٌ مِنْ مَاءٍ قُلْنَا مَا يَكْفِي صَاعٌ وَلَا صَاعَانِ قَالَ جَابِرٌ قَدْ كَانَ يَكْفِي مَنْ كَانَ خَيْرًا مِنْكُمْ وَأَكْثَرَ شَعْرًا
Abu Ja'far Diriwayatkan dari:
Kami berdebat dalam masalah mandi dengan Jabir bin Abdullah, dia berkata: "Dalam mandi junub cukup satu sha." Kami katakan bahwa tidak cukup hanya dengan satu atau dua sha. [Jabir] berkata: "Satu sha' telah mencukupi bagi orang yang lebih baik dan lebih tebal rambutnya (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) daripada kalian."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Penggunaan takaran satu sha' air dinilai cukup untuk mandi wajib secara sah dan sempurna.
- Takaran air yang minim tetap sah untuk digunakan membersihkan rambut kepala yang lebat.
- Tidak perlu sengaja memakai terlalu banyak air hingga menimbulkan perasaan ragu atau waswas najis.
