Sunan an-Nasai Hadits 2310 - Puasa Bulan Sya'ban
Mengapa Nabi Paling Suka Puasa di Bulan Sya'ban?
Sunan an-Nasai : 2310
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2310
أَخْبَرَنَا الرَّبِيعُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ صَالِحٍ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ أَبِي قَيْسٍ حَدَّثَهُ أَنَّهُ سَمِعَ عَائِشَةَ تَقُولُ كَانَ أَحَبَّ الشُّهُورِ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَصُومَهُ شَعْبَانُ بَلْ كَانَ يَصِلُهُ بِرَمَضَانَ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Bulan Sya'ban adalah bulan yang paling dicintai oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam untuk berpuasa, bahkan beliau menyambungnya dengan Ramadlan.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Bulan Sya'ban merupakan waktu terbaik dan paling disukai Nabi untuk berpuasa sunnah.
- Boleh memperbanyak puasa sunnah di bulan Sya'ban hampir sebulan penuh.
- Puasa di bulan Sya'ban sangat baik untuk pemanasan diri sebelum datangnya bulan suci Ramadhan.
