Sunan an-Nasai Hadits 233 - Mandi Junub Suami Istri
Kemesraan Mandi Junub Bersama Suami Istri
Sunan an-Nasai : 233
Sunan an-NasaiNomor Hadis 233
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ الْقَاسِمِ قَالَ سَمِعْتُ الْقَاسِمَ يُحَدِّثُ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كُنْتُ أَغْتَسِلُ أَنَا وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ إِنَاءٍ وَاحِدٍ مِنْ الْجَنَابَةِ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Aku dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mandi junub bersama dari satu bejana.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Berbagi pemakaian wadah air untuk membersihkan diri dari hadas janabah adalah tindakan dibolehkan.
- Keakraban rumah tangga bisa diwujudkan lewat kegiatan rutin seperti mandi wajib satu ruangan.
- Catatan riwayat Aisyah ini berlaku menjadi dalil jelas mengenai sahnya mandi berdua menggunakan wadah sejajar.
