Sunan an-Nasai Hadits 2372 - Urutan Hari Puasa Tiga Hari Rasulullah
Urutan Waktu Puasa Tiga Hari Menurut Istri Nabi
Sunan an-Nasai : 2372
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2372
أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا خَلَفُ بْنُ تَمِيمٍ عَنْ زُهَيْرٍ عَنْ الْحُرِّ بْنِ الصَّيَّاحِ قَالَ سَمِعْتُ هُنَيْدَةَ الْخُزَاعِيَّ قَالَ دَخَلْتُ عَلَى أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ سَمِعْتُهَا تَقُولُ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ أَوَّلَ اثْنَيْنِ مِنْ الشَّهْرِ ثُمَّ الْخَمِيسَ ثُمَّ الْخَمِيسَ الَّذِي يَلِيهِ
Hunaidah Al Khuza'i Diriwayatkan dari:
Aku masuk menemui [Ummul Mu'minin], dan aku mendengar ia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berpuasa tiga hari setiap bulan: hari Senin pertama dari bulan itu, kemudian hari Kamis, kemudian hari Kamis berikutnya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Keterangan dari istri-istri Nabi merupakan referensi yang paling valid untuk mengetahui tata cara amalan harian beliau saat berada di rumah.
- Rasulullah memiliki kebiasaan teratur dengan memulai ibadah puasa sunnah bulanannya pada hari Senin di minggu yang pertama.
- Membagi jadwal puasa tiga hari bulanan dengan porsi satu hari Senin dan dua hari Kamis adalah amalan ibadah sunnah yang amat dianjurkan.
