Sunan an-Nasai Hadits 2374 - Rutinitas Puasa Nabi pada Dzulhijjah dan Asyura
Kebiasaan Puasa Nabi di Bulan Dzulhijjah, Asyura, dan Rutinan Bulanan
Sunan an-Nasai : 2374
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2374
أَخْبَرَنِي أَحْمَدُ بْنُ يَحْيَى عَنْ أَبِي نُعَيْمٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ الْحُرِّ بْنِ الصَّيَّاحِ عَنْ هُنَيْدَةَ بْنِ خَالِدٍ عَنْ امْرَأَتِهِ عَنْ بَعْضِ أَزْوَاجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَصُومُ تِسْعًا مِنْ ذِي الْحِجَّةِ وَيَوْمَ عَاشُورَاءَ وَثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ أَوَّلَ اثْنَيْنِ مِنْ الشَّهْرِ وَخَمِيسَيْنِ
Telah mengabarkan kepadaku [Ahmad bin Yahya] dari [Abu Nu'aim] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awanah] dari [Al Hurr bin Ash-Shayyah] dari [Hunaidah bin Khalid] dari [istrinya], dari sebagian istri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berpuasa sembilan hari dari bulan Dzulhijjah, hari 'Asyura dan tiga hari dalam setiap bulan, yaitu hari Senin pertama dari bulan itu dan dua hari kamis (berikutnya).
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Melaksanakan puasa sunnah pada sembilan hari pertama di awal bulan Dzulhijjah merupakan amalan yang dicontohkan langsung oleh Rasulullah.
- Ibadah puasa pada momen hari raya Asyura adalah sebuah rutinitas ibadah tahunan yang senantiasa dijaga pengerjaannya.
- Membagi jadwal puasa bulanan menjadi satu hari Senin di minggu awal dan dua hari Kamis merupakan cara berpuasa yang sangat disukai Nabi.
