Sunan an-Nasai Hadits 2427 - Pengecualian Zakat pada Kuda dan Budak
Pengecualian Zakat untuk Kuda dan Budak dalam Islam
Sunan an-Nasai : 2427
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2427
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ خُثَيْمِ بْنِ عِرَاكِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَيْسَ عَلَى الْمُسْلِمِ صَدَقَةٌ فِي غُلَامِهِ وَلَا فِي فَرَسِهِ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidak wajib zakat atas seseorang pada kuda dan budaknya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Islam memberikan keringanan untuk tidak membayar zakat pada hewan yang digunakan murni untuk keperluan pribadi.
- Kuda yang difungsikan sebagai sarana tunggangan harian dibebaskan dari pungutan zakat.
- Seorang budak yang dipekerjakan untuk kebutuhan pribadi tidak masuk dalam hitungan harta wajib zakat.
