Sunan an-Nasai Hadits 2428 - Ketentuan Nisab Zakat Perak, Unta, dan Hasil Bumi
Batas Minimal atau Nisab Wajib Zakat dalam Islam
Sunan an-Nasai : 2428
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2428
أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ حَبِيبِ بْنِ عَرَبِيٍّ عَنْ حَمَّادٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى وَهُوَ ابْنُ سَعِيدٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ يَحْيَى عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْسَ فِيمَا دُونَ خَمْسَةِ أَوَاقٍ صَدَقَةٌ وَلَا فِيمَا دُونَ خَمْسِ ذَوْدٍ صَدَقَةٌ وَلَيْسَ فِيمَا دُونَ خَمْسِ أَوْسُقٍ صَدَقَةٌ
Abu Sa'id Al Khudri Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidak ada zakat pada perak yang kurang dari lima ekor uqiyah, tidak ada zakat pada unta yang kurang dari lima ekor dan tidak ada zakat pada (biji-bijian) yang kurang dari lima wasaq."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Hasil panen pertanian hanya wajib dizakati jika jumlahnya mencapai batas minimal lima wasaq.
- Uang simpanan perak baru diwajibkan zakat apabila jumlahnya telah menyentuh angka lima uqiyah.
- Seseorang yang memiliki unta belum dikenakan beban zakat jika jumlah peliharaannya masih di bawah lima ekor.
