Sunan an-Nasai Hadits 2470 - Penyesuaian Ukuran Zakat
Perubahan Ukuran Zakat Fitrah di Masa Mu'awiyah
Sunan an-Nasai : 2470
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2470
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى قَالَ حَدَّثَنَا دَاوُدُ بْنُ قَيْسٍ قَالَ حَدَّثَنَا عِيَاضٌ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ كُنَّا نُخْرِجُ فِي عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ أَوْ تَمْرٍ أَوْ زَبِيبٍ أَوْ أَقِطٍ فَلَمْ نَزَلْ كَذَلِكَ حَتَّى كَانَ فِي عَهْدِ مُعَاوِيَةَ قَالَ مَا أَرَى مُدَّيْنِ مِنْ سَمْرَاءِ الشَّامِ إِلَّا تَعْدِلُ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ
Abu Sa'id Al Khudri Diriwayatkan dari:
Kami mengeluarkan zakat fitrah di masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sebesar satu sha' gandum, kurma, anggur kering atau susu kering, kami terus melaksanakan hal itu hingga pada masa Mu'awiyah, ia berkata: 'Aku tidak melihat dua mud gandum Syam kecuali menyamai satu sha' gandum'.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Ukuran asli zakat fitrah sejak zaman Nabi adalah satu sha'.
- Jenis makanan yang dipakai bisa bermacam-macam selama itu adalah makanan pokok.
- Pemimpin umat bisa melakukan penyesuaian takaran zakat jika ada perbedaan nilai kualitas bahan makanan.
