Sunan an-Nasai Hadits 2741 - Urutan Manasik Bagi Pembawa Hadyu
Urutan Persiapan Hewan Kurban dan Pelaksanaan Niat Ihram
Sunan an-Nasai : 2741
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2741
أَخْبَرَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ عُلَيَّةَ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ الدَّسْتَوَائِيُّ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي حَسَّانَ الْأَعْرَجِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمَّا أَتَى ذَا الْحُلَيْفَةِ أَشْعَرَ الْهَدْيَ مِنْ جَانِبِ السَّنَامِ الْأَيْمَنِ ثُمَّ أَمَاطَ عَنْهُ الدَّمَ ثُمَّ قَلَّدَهُ نَعْلَيْنِ ثُمَّ رَكِبَ نَاقَتَهُ فَلَمَّا اسْتَوَتْ بِهِ الْبَيْدَاءَ أَحْرَمَ بِالْحَجِّ وَأَحْرَمَ عِنْدَ الظُّهْرِ وَأَهَلَّ بِالْحَجِّ
Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam di saat datang ke Dzul Hulaifah melukai hewan kurban sebagai pertanda hewan kurban dari punuk sisi kanan, kemudian menghilangkan darahnya dan mengalunginya dengan dua sandal. Lalu beliau mengendarai untanya, setelah berada di atas Al Baida` beliau berihram untuk melakukan haji pada waktu Dhuhur dan mengucapkan doa talbiyah untuk melakukan haji.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Pengurusan hewan kurban (is'ar dan taqlid) di titik miqat harus selalu diselesaikan mendahului niat pelaksanaan ihram.
- Memberikan tanda sandal di leher unta adalah langkah konkret yang dicontohkan agar hewan kurban tidak diganggu perampok.
- Melafazkan niat haji dan membaca kalimat talbiyah baru dilakukan sesudah seseorang siap memulai perjalanan dari miqat.
