Sunan an-Nasai Hadits 2799 - Bekam Saat Ihram Karena Memar
Penjelasan Hadits Jabir: Nabi Berbekam Saat Ihram Karena Luka Memar
Sunan an-Nasai : 2799
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2799
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ احْتَجَمَ وَهُوَ مُحْرِمٌ مِنْ وَثْءٍ كَانَ بِهِ
Muhammad bin Abdullah bin Al Mubarak Diriwayatkan dari:
Telah memberitakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah bin Al Mubarak], ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu Al Walid], ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Ibrahim], ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu Az Zubair] dari [Jabir] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berbekam dalam keadaan berihram Karena memar yang ada padanya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Rasulullah berbekam saat berihram sebagai bentuk pengobatan medis atas luka memar yang beliau alami.
- Mencari pengobatan karena cedera fisik saat pelaksanaan ibadah haji atau umrah sangat diperbolehkan.
- Agama tidak memberatkan umatnya yang sedang sakit dan selalu menyediakan jalan keluar medis.
