Sunan an-Nasai Hadits 28 - Mengusap Sepatu Khuf Setelah Buang Air Berdiri
Mengusap Sepatu Khuf Setelah Buang Air Berdiri
Sunan an-Nasai : 28
Sunan an-NasaiNomor Hadis 28
أَخْبَرَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ قَالَ أَنْبَأَنَا بَهْزٌ قَالَ أَنْبَأَنَا شُعْبَةُ عَنْ سُلَيْمَانَ وَمَنْصُورٍ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ حُذَيْفَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَشَى إِلَى سُبَاطَةِ قَوْمٍ فَبَالَ قَائِمًا قَالَ سُلَيْمَانُ فِي حَدِيثِهِ وَمَسَحَ عَلَى خُفَّيْهِ وَلَمْ يَذْكُرْ مَنْصُورٌ الْمَسْحَ
Hudzaifah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah berjalan menuju tempat pembuangan sampah suatu kaum, lalu ia buang air kecil dengan berdiri."Sulaiman berkata dalam hadisnya: "dan Beliau mengusap kedua khufnya (kedua sepatunya)" sedangkan Manshur tidak menyebutkan tentang mengusap khuf sepatu."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Nabi mendatangi area sampah penduduk dan buang air sambil berdiri dengan tetap menjaga kebersihan.
- Pemberian keringanan berupa izin cukup dengan mengusap sepatu kulit bagian luar saat wudhu tanpa harus mencuci kaki.
- Terdapat sedikit keragaman catatan di kalangan perawi seperti Sulaiman dan Manshur tentang bagian cerita mengusap khuf.
