Sunan an-Nasai Hadits 27 - Keringanan Buang Air Kecil dengan Cara Berdiri
Keringanan Buang Air Kecil dengan Cara Berdiri
Sunan an-Nasai : 27
Sunan an-NasaiNomor Hadis 27
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَ أَنْبَأَنَا مُحَمَّدٌ قَالَ أَنْبَأَنَا شُعْبَةُ عَنْ مَنْصُورٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا وَائِلٍ أَنَّ حُذَيْفَةَ قَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَى سُبَاطَةَ قَوْمٍ فَبَالَ قَائِمًا
Hudzaifah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah mendatangi tempat pembuangan sampah suatu kaum, lalu ia buang air kecil dengan berdiri.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Ada momen ketika Nabi membuang hajatnya secara berdiri ketika singgah di lokasi tumpukan sampah masyarakat.
- Kencing dengan posisi jongkok atau duduk tetap yang paling utama, namun cara berdiri diperbolehkan jika keadaan mengharuskan.
- Hal yang patut dijaga secara penuh adalah kebersihan dari percikan najis agar ibadah tetap sah.
