Sunan an-Nasai Hadits 2838 - Binatang Melata yang Boleh Dibunuh
Lima Jenis Binatang Melata yang Halal Disingkirkan Kapan Saja
Sunan an-Nasai : 2838
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2838
أَخْبَرَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ خَالِدٍ الرَّقِّيُّ الْقَطَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ قَالَ ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي أَبَانُ بْنُ صَالِحٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ أَنَّ عُرْوَةَ أَخْبَرَهُ أَنَّ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَمْسٌ مِنْ الدَّوَابِّ كُلُّهُنَّ فَاسِقٌ يُقْتَلْنَ فِي الْحِلِّ وَالْحَرَمِ الْكَلْبُ الْعَقُورُ وَالْغُرَابُ وَالْحِدَأَةُ وَالْعَقْرَبُ وَالْفَأْرَةُ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Lima binatang melata, semuanya boleh dibunuh di luar tanah haram dan di dalam tanah haram, yaitu Anjing buas, Burung Gagak, Burung Rajawali, Kalajengking, serta Tikus."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Syariat Islam memberikan jaminan hukum untuk melawan hewan pengganggu di mana pun kita menemukannya.
- Tikus dan kalajengking merupakan perusak yang harus dibasmi karena dampaknya pada kehidupan sehari-hari.
- Ancaman hewan liar pemangsa bisa muncul dari segala penjuru, sehingga kita diminta selalu waspada.
