Sunan an-Nasai Hadits 3168 - Anjuran Menikahi Wanita Gadis
Hadits Tentang Anjuran Menikahi Gadis dalam Sunan An-Nasa'i 3168
Sunan an-Nasai : 3168
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3168
أَخْبَرَنَا الْحَسَنُ بْنُ قَزَعَةَ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ وَهُوَ ابْنُ حَبِيبٍ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ جَابِرٍ قَالَ لَقِيَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا جَابِرُ هَلْ أَصَبْتَ امْرَأَةً بَعْدِي قُلْتُ نَعَمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ أَبِكْرًا أَمْ أَيِّمًا قُلْتُ أَيِّمًا قَالَ فَهَلَّا بِكْرًا تُلَاعِبُكَ
Al Hasan bin Qaza'ah Diriwayatkan dari:
Telah mengkhabarkan kepada kami [Al Hasan bin Qaza'ah], ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Sufyan yaitu Ibnu Habib] dari [Ibnu Juraij] dari ['Atho`] dari [Jabir], ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menemuiku kemudian bersabda: "Wahai Jabir, apakah engkau telah menikahi seorang wanita setelahku?" Saya katakan: ya wahai Rasulullah. Beliau bersabda: "Gadis atau janda?" Saya katakan: janda. Maka beliau bersabda: "Tidakkah engkau menikahi gadis hingga engkau dapat mencandainya dan ia mencandaimu?"
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Rasulullah sangat peduli dengan urusan keluarga dan kebahagiaan para sahabatnya hingga hal-hal detail terkait pernikahan.
- Menikahi gadis memiliki kelebihan khusus dalam hal membangun kedekatan melalui canda dan tawa yang lepas.
- Keintiman emosional dan hubungan yang menyenangkan adalah fondasi penting yang harus dijaga dalam pernikahan.
