Sunan an-Nasai Hadits 3256 - Satu atau Dua Hisapan Tidak Menjadikan Mahram
Hukum Satu atau Dua Kali Hisapan Air Susu dalam Islam
Sunan an-Nasai : 3256
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3256
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الصَّبَّاحِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَوَاءٍ قَالَ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ وَأَيُّوبُ عَنْ صَالِحٍ أَبِي الْخَلِيلِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ نَوْفَلٍ عَنْ أُمِّ الْفَضْلِ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ الرَّضَاعِ فَقَالَ لَا تُحَرِّمُ الْإِمْلَاجَةُ وَلَا الْإِمْلَاجَتَانِ وَقَالَ قَتَادَةُ الْمَصَّةُ وَالْمَصَّتَانِ
Ummu Al Fadhl Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah ditanya mengenai persusuan. Kemudian beliau bersabda: "Tidak mengharamkan satu tetekan, dan dua tetekan." Qatadah berkata: satu hisapan dan dua hisapan.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Satu atau dua kali hisapan air susu secara singkat tidak menjadikan seorang bayi sebagai anak susuan yang sah.
- Agama Islam memberikan batasan yang terukur dan tidak sembarangan dalam menetapkan hukum mahram terkait persusuan.
- Persusuan yang mengharamkan adalah persusuan yang intensitasnya cukup untuk memberikan dampak nutrisi bagi pertumbuhan anak.
