Sunan an-Nasai Hadits 3307 - Hukum Suami yang Menggauli Budak Istri
Hadits Tentang Hukuman Suami yang Menggauli Budak Istri
Sunan an-Nasai : 3307
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3307
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي بِشْرٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ عُرْفُطَةَ عَنْ حَبِيبِ بْنِ سَالِمٍ عَنْ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الرَّجُلِ يَأْتِي جَارِيَةَ امْرَأَتِهِ قَالَ إِنْ كَانَتْ أَحَلَّتْهَا لَهُ جَلَدْتُهُ مِائَةً وَإِنْ لَمْ تَكُنْ أَحَلَّتْهَا لَهُ رَجَمْتُهُ
An Nu'man bin Basyir Diriwayatkan dari:
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Basysyar], ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Muhammad], ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Bisyr] dari [Khalid bin 'Urfuthah] dari [Habib bin Salim] dari [An Nu'man bin Basyir] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengenai seorang laki-laki yang menggauli sahaya isterinya, beliau bersabda: "Apabila ia menghalalkan untuknya, saya mencambuknya seratus kali, dan apabila ia tidak menghalalkan untuknya, saya merajamnya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Islam memiliki aturan yang sangat ketat terkait batasan hubungan biologis, termasuk status kepemilikan atas budak sahaya.
- Adanya izin dari istri mengubah bentuk hukuman, namun perbuatan itu tetaplah sebuah pelanggaran syariat yang memiliki sanksi jelas.
- Hukuman rajam siap diberlakukan bagi pelanggaran berat yang murni dilakukan tanpa adanya izin sama sekali.
