Sunan an-Nasai Hadits 3393 - Kisah Barirah, Perwalian, dan Sedekah
Hukum Seputar Perwalian, Sedekah, dan Hadiah pada Kasus Barirah
Sunan an-Nasai : 3393
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3393
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ الْقَاسِمِ عَنْ مَالِكٍ عَنْ رَبِيعَةَ عَنْ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ كَانَ فِي بَرِيرَةَ ثَلَاثُ سُنَنٍ إِحْدَى السُّنَنِ أَنَّهَا أُعْتِقَتْ فَخُيِّرَتْ فِي زَوْجِهَا وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْوَلَاءُ لِمَنْ أَعْتَقَ وَدَخَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالْبُرْمَةُ تَفُورُ بِلَحْمٍ فَقُرِّبَ إِلَيْهِ خُبْزٌ وَأُدْمٌ مِنْ أُدْمِ الْبَيْتِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَمْ أَرَ بُرْمَةً فِيهَا لَحْمٌ فَقَالُوا بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ ذَلِكَ لَحْمٌ تُصُدِّقَ بِهِ عَلَى بَرِيرَةَ وَأَنْتَ لَا تَأْكُلُ الصَّدَقَةَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هُوَ عَلَيْهَا صَدَقَةٌ وَهُوَ لَنَا هَدِيَّةٌ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, ia berkata: dalam diri Barirah terdapat tiga hukum syar'i, salah satunya adalah bahwa ia dimerdekakan kemudian diberi pilihan mengenai suaminya. Dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Perwalian adalah milik orang yang memerdekakan."Dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memasuki rumah sedang sebuah kuali tengah mendidih berisikan daging. Kemudian didekatkan kepada beliau roti dan lauk yang ada di rumah. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Bukankah saya melihat kuali berisi daging?" Maka mereka berkata: benar wahai Rasulullah, itu adalah daging yang disedekahkan kepada Barirah, sedangkan anda tidak memakan sedekah. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Itu adalah sedekah untuknya dan bagi kita adalah hadiah."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Seorang budak perempuan yang baru saja dimerdekakan berhak menentukan pilihan atas kelanjutan ikatan pernikahannya secara mandiri.
- Hak perwalian (wala') pasca pembebasan akan selalu jatuh kepada pihak yang rela mengeluarkan harta demi memerdekakan budak tersebut.
- Status hukum kepemilikan sebuah barang dapat berubah secara syariat; yang asalnya sedekah bagi penerima awal bisa menjadi hadiah yang sah dimakan oleh orang lain yang diberi.
