Sunan an-Nasai Hadits 341 - Wudu dengan Sisa Air Wanita
Hukum Berwudu Menggunakan Sisa Air Wanita
Sunan an-Nasai : 341
Sunan an-NasaiNomor Hadis 341
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَاصِمٍ الْأَحْوَلِ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا حَاجِبٍ قَالَ أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ وَاسْمُهُ سَوَادَةُ بْنُ عَاصِمٍ عَنْ الْحَكَمِ بْنِ عَمْرٍو أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى أَنْ يَتَوَضَّأَ الرَّجُلُ بِفَضْلِ وُضُوءِ الْمَرْأَةِ
Al Hakam bin Amr Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang seorang laki-laki berwudlu dengan sisa air wudlu wanita.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Laki-laki dilarang menggunakan sisa air wudu wanita untuk bersuci menurut teks riwayat hadits ini.
- Pentingnya memperhatikan status dan kebersihan air yang digunakan agar ibadah wudu tetap sah.
- Islam mengajarkan adab dan batasan yang sangat jelas dalam urusan menjaga kebersihan dan bersuci harian.
