Sunan an-Nasai Hadits 3428 - Prinsip Dasar: Anak Milik Pemilik Ranjang
Kaidah Nasab Islam: Anak Adalah Milik Pemilik Ranjang
Sunan an-Nasai : 3428
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3428
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَعِيدٍ وَأَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْوَلَدُ لِلْفِرَاشِ وَلِلْعَاهِرِ الْحَجَرُ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Anak itu untuk pemilik ranjang (suami), dan bagi pezina adalah batu (hukuman rajam)."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Anak yang terlahir dalam ikatan pernikahan yang sah nasabnya secara otomatis disandarkan kepada sang bapak atau suami.
- Pria yang melakukan perbuatan zina sama sekali tidak diberikan hak apa pun untuk mengklaim nasab anak hasil hubungan gelapnya.
- Pelaku perzinaan hanya pantas mendapatkan kehinaan, kerugian, dan ancaman hukuman di dunia maupun akhirat.
