Sunan an-Nasai Hadits 347 - Perbedaan Darah Penyakit dan Haid
Hukum Darah Istihadhah dan Aturan Libur Shalat
Sunan an-Nasai : 347
Sunan an-NasaiNomor Hadis 347
أَخْبَرَنَا عِمْرَانُ بْنُ يَزِيدَ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ وَهُوَ ابْنُ سَمَاعَةَ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ قَالَ أَخْبَرَنِي هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ عُرْوَةَ أَنَّ فَاطِمَةَ بِنْتَ قَيْسٍ مِنْ بَنِي أَسَدِ قُرَيْشٍ أَنَّهَا أَتَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَتْ أَنَّهَا تُسْتَحَاضُ فَزَعَمَتْ أَنَّهُ قَالَ لَهَا إِنَّمَا ذَلِكَ عِرْقٌ فَإِذَا أَقْبَلَتْ الْحَيْضَةُ فَدَعِي الصَّلَاةَ وَإِذَا أَدْبَرَتْ فَاغْتَسِلِي وَاغْسِلِي عَنْكِ الدَّمَ ثُمَّ صَلِّي
'Urwah Diriwayatkan dari:
[Fathimah binti Qais] -dari Bani Asad Quraisy- pernah datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam untuk menceritakan bahwa dirinya sedang mengalami istihadah.Seingatnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepadanya: "Itu darah penyakit. Bila datang masa haidl maka tinggalkan shalat, dan bila telah selesai mandilah dan cucilah darah yang masih ada kemudian kerjakanlah shalat."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Istihadhah dipastikan sebagai darah penyakit dari pembuluh darah, bukan siklus haid yang normal.
- Wanita hanya diwajibkan meninggalkan shalat pada masa-masa jadwal haid regulernya saja.
- Setelah masa haid lewat, wanita yang istihadhah harus mandi dan kembali melakukan ibadah shalat.
