Sunan an-Nasai Hadits 3490 - Penolakan Aisyah atas Riwayat Fatimah Binti Qais
Polemik Hukum Tempat Tinggal bagi Wanita yang Ditalak Tiga
Sunan an-Nasai : 3490
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3490
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ قَالَ حَدَّثَنَا حُجَيْنُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ عُقَيْلٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ قَيْسٍ أَنَّهَا أَخْبَرَتْهُ أَنَّهَا كَانَتْ تَحْتَ أَبِي عَمْرِو بْنِ حَفْصِ بْنِ الْمُغِيرَةِ فَطَلَّقَهَا آخِرَ ثَلَاثِ تَطْلِيقَاتٍ فَزَعَمَتْ فَاطِمَةُ أَنَّهَا جَاءَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاسْتَفْتَتْهُ فِي خُرُوجِهَا مِنْ بَيْتِهَا فَأَمَرَهَا أَنْ تَنْتَقِلَ إِلَى ابْنِ أُمِّ مَكْتُومٍ الْأَعْمَى فَأَبَى مَرْوَانُ أَنْ يُصَدِّقَ فَاطِمَةَ فِي خُرُوجِ الْمُطَلَّقَةِ مِنْ بَيْتِهَا قَالَ عُرْوَةُ أَنْكَرَتْ عَائِشَةُ ذَلِكَ عَلَى فَاطِمَةَ
Fathimah binti Qais Diriwayatkan dari:
Dirinya pernah menjadi isteri Abu 'Amru bin Hafsh bin Al Mughirah, kemudian ia mencerainya dengan talak ketiga.Kemudian Fatimah mengaku bahwa ia datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan meminta fatwa untuk keluar dari rumahnya. Maka beliau memerintahkannya untuk pindah ke rumah Ibnu Ummi Maktum, seorang laki-laki orang yang buta. Namun Marwan menolak untuk mempercayai Fatimah mengenai keluarnya orang yang dicerai dari rumahnya." 'Urwah berkata: "Aisyah mengingkari perbuatan Fatimah tersebut."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Terdapat dinamika pendapat di kalangan ulama salaf mengenai hak tempat tinggal wanita yang ditalak tiga.
- Sayyidah Aisyah berpegang erat pada aturan kehati-hatian agar wanita tidak sembarangan keluar rumah saat iddah.
- Pentingnya melakukan verifikasi atau pengecekan kembali terhadap sebuah riwayat sebelum menjadikannya dasar hukum mutlak.
