Sunan an-Nasai Hadits 3606 - Sumur Sa'd dan Sedekah Air
Kisah Sumur Sa'd di Madinah Sebagai Sedekah Terbaik
Sunan an-Nasai : 3606
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3606
أَخْبَرَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْحَسَنِ عَنْ حَجَّاجٍ قَالَ سَمِعْتُ شُعْبَةَ يُحَدِّثُ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ سَمِعْتُ الْحَسَنَ يُحَدِّثُ عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَادَةَ أَنَّ أُمَّهُ مَاتَتْ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمِّي مَاتَتْ أَفَأَتَصَدَّقُ عَنْهَا قَالَ نَعَمْ قَالَ فَأَيُّ الصَّدَقَةِ أَفْضَلُ قَالَ سَقْيُ الْمَاءِ فَتِلْكَ سِقَايَةُ سَعْدٍ بِالْمَدِينَةِ
Sa'd bin 'Ubadah Diriwayatkan dari:
Ibunya meninggal kemudian berkata: "Wahai Rasulullah, sedekah apakah yang paling utama?" Beliau menjawab: "Memberi minum air." Itulah pemberian minum Sa'd di Madinah.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Ilmu agama yang didapat harus segera dipraktikkan dalam bentuk amal kebaikan yang nyata.
- Membangun fasilitas umum seperti sumber air bisa dijadikan wakaf atau sedekah atas nama orang tua.
- Sedekah yang manfaatnya terus dipakai oleh orang banyak akan menjadi aliran pahala yang tidak terputus.
