Sunan an-Nasai Hadits 3686 - Putusan Rasulullah tentang Warisan
Putusan Rasulullah tentang Hak Waris Umra
Sunan an-Nasai : 3686
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3686
أَخْبَرَنَا عِمْرَانُ بْنُ بَكَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ قَالَ حَدَّثَنَا شُعَيْبٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّ جَابِرًا أَخْبَرَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَضَى أَنَّهُ مَنْ أَعْمَرَ رَجُلًا عُمْرَى لَهُ وَلِعَقِبِهِ فَإِنَّهَا لِلَّذِي أُعْمِرَهَا يَرِثُهَا مِنْ صَاحِبِهَا الَّذِي أَعْطَاهَا مَا وَقَعَ مِنْ مَوَارِيثِ اللَّهِ وَحَقِّهِ
Jabir Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memberi putusan bahwa barangsiapa memberikan umra kepada orang lain, maka umra tersebut menjadi miliknya dan milik orang setelahnya. Sesungguhnya ia untuk orang yang diberi, ia mewarisi dari pemilik yang telah memberikan kepadanya, sesuatu yang berlaku dari warisan dan hak Allah."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Wajib menaati secara total segala bentuk putusan hukum dari Nabi.
- Harta hibah menjadi hak yang sah untuk dikuasai turun-temurun.
- Menjaga dan menghormati hak kepemilikan yang merupakan ketetapan dari Allah.
- Menghindari sikap curang serta kezaliman dalam urusan pembagian warisan.
