Sunan an-Nasai Hadits 3752 - Nadzar pada Perkara yang Dilarang
Tidak Sahnya Nadzar Maksiat dan Nadzar atas Milik Orang Lain
Sunan an-Nasai : 3752
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3752
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ قَالَ حَدَّثَنِي أَيُّوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو قِلَابَةَ عَنْ عَمِّهِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا نَذْرَ فِي مَعْصِيَةِ اللَّهِ وَلَا فِيمَا لَا يَمْلِكُ ابْنُ آدَمَ
Imran bin Hushain Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidak boleh ada nadzar dalam bermaksiat kepada Allah dan dalam perkara yang tidak dimiliki anak Adam."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Segala ikrar nadzar yang melibatkan perbuatan dosa otomatis dilarang untuk ditunaikan.
- Seseorang tidak diperbolehkan bernadzar dengan menggunakan harta atau hak milik orang lain.
- Syarat sahnya sebuah amalan ibadah adalah menggunakan sesuatu yang dikuasai secara sah oleh dirinya sendiri.
