Sunan an-Nasai Hadits 3780 - Larangan Melaksanakan Nadzar Maksiat
Larangan Keras Menjalankan Nadzar yang Berisi Maksiat
Sunan an-Nasai : 3780
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3780
أَخْبَرَنَا هَنَّادُ بْنُ السَّرِيِّ عَنْ وَكِيعٍ عَنْ ابْنِ الْمُبَارَكِ وَهُوَ عَلِيٌّ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الزُّبَيْرِ الْحَنْظَلِيِّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا نَذْرَ فِي مَعْصِيَةٍ وَكَفَّارَتُهُ كَفَّارَةُ يَمِينٍ
Imran bin Hushain Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidak boleh ada nadzar dalam kemaksiatan, dan kafarahnya adalah kafarah sumpah."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Tidak ada kewajiban menunaikan nadzar apabila tujuannya untuk berbuat maksiat kepada Allah.
- Agama Islam memberikan kemudahan bagi orang yang salah berucap untuk segera membatalkan nadzar buruknya.
- Denda atas nadzar kemaksiatan setara dengan kafarah pelanggaran sumpah pada umumnya.
