Sunan an-Nasai Hadits 3828 - Penjelasan Seputar Penyewaan Tanah (Kira' al Ardh)
Hukum Menyewakan Lahan (Kira' al Ardh) Berdasarkan Hadits Rafi'
Sunan an-Nasai : 3828
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3828
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ قَالَ أَبُو عَاصِمٍ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ مُرَّةَ قَالَ سَأَلْتُ الْقَاسِمَ عَنْ كِرَاءِ الْأَرْضِ فَقَالَ قَالَ رَافِعُ بْنُ خَدِيجٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ كِرَاءِ الْأَرْضِ وَاخْتُلِفَ عَلَى سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ فِيهِ
Rafi' bin Khadij Diriwayatkan dari:
Telah mengabarkan kepada kami ['Amru bin Ali] telah menceritakan kepada kami [Abu 'Ashim], dari [Utsman bin Murrah], dia berkata: "Saya bertanya kepada [Al Qasim] mengenai penyewaan tanah, maka dia berkata: berkata [Rafi' bin Khadij] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang dari muhaqalah dan muzabanah. Dan hal tersebut diperselisihkan oleh Sa'id bin Al Musayyab.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Sikap kehati-hatian harus diutamakan dalam akad bisnis properti dan tanah agar tidak ada ruginya.
- Adanya beda pendapat di kalangan ahli ilmu salaf adalah kewajaran saat membahas batasan suatu larangan.
- Haram hukumnya menyewakan sebuah lahan sawah yang bayarannya ditentukan dari hasil panen yang tak menentu.
- Syariat Islam memberi jalan bagi warga untuk berbisnis asalkan menggunakan nilai alat tukar yang tetap.
