Sunan an-Nasai Hadits 3832 - Tiga Hal yang Memperbaiki dan Melegalkan Tanaman
Tiga Pilar Pengelolaan Pertanian yang Mendatangkan Berkah
Sunan an-Nasai : 3832
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3832
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيٍّ وَهُوَ ابْنُ مَيْمُونٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ طَارِقٍ قَالَ سَمِعْتُ سَعِيدَ بْنَ الْمُسَيَّبِ يَقُولُ لَا يُصْلِحُ الزَّرْعَ غَيْرُ ثَلَاثٍ أَرْضٍ يَمْلِكُ رَقَبَتَهَا أَوْ مِنْحَةٍ أَوْ أَرْضٍ بَيْضَاءَ يَسْتَأْجِرُهَا بِذَهَبٍ أَوْ فِضَّةٍ وَرَوَى الزُّهْرِيُّ الْكَلَامَ الْأَوَّلَ عَنْ سَعِيدٍ فَأَرْسَلَهُ
Thariq Diriwayatkan dari:
Saya mendengar [Sa'id bin Al Musayyab] berkata: Tidak ada yang memperbaiki tanaman kecuali tiga hal yaitu: tanah yang dapat dia awasi, atau pemberian atau tanah putih yang dia sewa dengan emas atau perak. Az Zuhri meriwayatkan perkataan yang pertama dari Sa'id dan memursalkannya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Setiap pekerjaan tanam-menanam harus bermodalkan aturan bisnis syariat agar panen yang dimakan jadi halal.
- Menyewakan sawah dengan sistem bayar uang tunai jauh lebih menyelamatkan persaudaraan tanpa pertengkaran kelak.
- Tradisi pinjam meminjam petak lahan kosong kepada tetangga miskin adalah ciri masyarakat pedesaan Islam yang sehat.
- Terlarang memaksa penyewa untuk menanggung untung pemilik tanah saat sawah hancur diterjang musibah.
