Sunan an-Nasai Hadits 407 - Mandi Junub Bersama Istri
Keromantisan Rumah Tangga Nabi: Mandi Junub Bareng Istri dari Satu Bejana
Sunan an-Nasai : 407
Sunan an-NasaiNomor Hadis 407
أَخْبَرَنَا الْقَاسِمُ بْنُ زَكَرِيَّا بْنِ دِينَارٍ قَالَ حَدَّثَنِي إِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ سَعْدٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَغْتَسِلُ فِي الْإِنَاءِ وَهُوَ الْفَرَقُ وَكُنْتُ أَغْتَسِلُ أَنَا وَهُوَ مِنْ إِنَاءٍ وَاحِدٍ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah mandi dalam sebuah bejana, seukuran Al Faraq, aku dan beliau mandi dari satu bejana.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Suami dan istri sangat diperbolehkan untuk melakukan mandi junub bersama-sama di tempat yang sama.
- Pasangan sah suami istri dihalalkan untuk saling melihat aurat masing-masing.
- Menggunakan satu wadah air secara bersama-sama tidak akan merusak status kesucian air tersebut.
