Sunan an-Nasai Hadits 4088 - Baiat Pantang Mundur
Fakta Baiat Hudaibiyah: Janji Tidak Lari dari Medan Perang, Bukan Janji Mati
Sunan an-Nasai : 4088
Sunan an-NasaiNomor Hadis 4088
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ سَمِعَ جَابِرًا يَقُولُ لَمْ نُبَايِعْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الْمَوْتِ إِنَّمَا بَايَعْنَاهُ عَلَى أَنْ لَا نَفِرَّ
Jabir Diriwayatkan dari:
Kami tidak membaiat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam untuk mati, sesungguhnya kami membaiat beliau untuk tidak lari dari perang.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Pantang mundur dan berani menghadapi musuh di medan pertempuran adalah wujud janji setia para sahabat.
- Dalam berjuang, umat Islam dituntut memiliki niat untuk bertahan mempertahankan kebenaran, bukan hanya niat mati sia-sia.
- Kedisiplinan barisan dan mental pantang menyerah sangat penting untuk menjaga wibawa agama Islam.
