Sunan an-Nasai Hadits 413 - Mandi Junub Wanita Tanpa Urai Rambut
Keringanan Syariat: Wanita Boleh Mandi Junub Tanpa Mengurai Ikatan Rambut
Sunan an-Nasai : 413
Sunan an-NasaiNomor Hadis 413
أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ طَهْمَانَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ أَنَّ عَائِشَةَ قَالَتْ لَقَدْ رَأَيْتُنِي أَغْتَسِلُ أَنَا وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ هَذَا فَإِذَا تَوْرٌ مَوْضُوعٌ مِثْلُ الصَّاعِ أَوْ دُونَهُ فَنَشْرَعُ فِيهِ جَمِيعًا فَأُفِيضُ عَلَى رَأْسِي بِيَدَيَّ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ وَمَا أَنْقُضُ لِي شَعْرًا
Aisyah Diriwayatkan dari:
Aku pernah mandi bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dari benda ini, yakni bejana kecil yang memuat satu sha' -atau kurang- lalu kami mulai mandi bersama-sama. Aku menyiram air ke kepala sebanyak tiga kali, dan aku tidak menguraikan rambutku.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Wanita mendapatkan keringanan (rukhsah) untuk tidak mengurai jalinan atau ikatan rambutnya saat mandi wajib.
- Yang paling penting dalam mandi junub adalah air siraman dapat menyentuh kulit kepala.
- Disunnahkan membasuh atau mengguyur area kepala sebanyak tiga kali siraman tangan.
