Sunan an-Nasai Hadits 425 - Urutan Mandi Besar
Panduan Lengkap Mandi Junub Sesuai Tuntunan Nabi
Sunan an-Nasai : 425
Sunan an-NasaiNomor Hadis 425
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا جَرِيرٌ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ كُرَيْبٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ مَيْمُونَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ اغْتَسَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ الْجَنَابَةِ فَغَسَلَ فَرْجَهُ وَدَلَكَ يَدَهُ بِالْأَرْضِ أَوْ الْحَائِطِ ثُمَّ تَوَضَّأَ وُضُوءَهُ لِلصَّلَاةِ ثُمَّ أَفَاضَ عَلَى رَأْسِهِ وَسَائِرِ جَسَدِهِ
Maimunah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam- dia berkata: "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah mandi junub. Beliau membasuh kemaluannya, kemudian menggosokkan tangannya ke tanah atau tembok, kemudian berwudlu sebagaimana wudlu untuk shalat. Selanjutnya beliau menyiramkan air ke kepala dan seluruh badannya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Memulai rangkaian mandi junub dengan mencuci area kemaluan sampai bersih.
- Membersihkan tangan dengan sabun (atau tanah pada zaman dulu) setelah menyentuh area yang kotor.
- Dianjurkan berwudu secara sempurna sebelum meratakan air ke seluruh badan saat mandi wajib.
- Memastikan air merata membasahi kepala dan seluruh badan sebagai syarat sah mandi junub.
