Sunan an-Nasai Hadits 428 - Sunah Wangian Ihram
Menggunakan Wangi-wangian Sebelum Memulai Ihram
Sunan an-Nasai : 428
Sunan an-NasaiNomor Hadis 428
أَخْبَرَنَا حُمَيْدُ بْنُ مَسْعَدَةَ عَنْ بِشْرٍ وَهُوَ ابْنُ الْمُفَضَّلِ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَتْ عَائِشَةُ كُنْتُ أُطَيِّبُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَيَطُوفُ عَلَى نِسَائِهِ ثُمَّ يُصْبِحُ مُحْرِمًا يَنْضَخُ طِيبًا
Aisyah Diriwayatkan dari:
Aku pernah memberi wewangian kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. lalu beliau keliling di antara para istrinya, kemudian paginya beliau ihram dalam keadaan masih wangi."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Sangat disunahkan memakai parfum atau wewangian di tubuh (bukan di pakaian ihram) sebelum melafadzkan niat ihram.
- Sisa wangi di badan yang tercium setelah niat ihram diucapkan tidak termasuk dalam pelanggaran aturan ihram.
- Diperbolehkan melakukan hubungan suami istri sebelum melaksanakan mandi junub dan berniat ihram.
