Sunan an-Nasai Hadits 267 - Orang Muslim Tidak Najis Meskipun Sedang Junub
Orang Muslim Itu Tidak Najis Walau Sedang Junub
Sunan an-Nasai : 267
Sunan an-NasaiNomor Hadis 267
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا جَرِيرٌ عَنْ الشَّيْبَانِيِّ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا لَقِيَ الرَّجُلَ مِنْ أَصْحَابِهِ مَاسَحَهُ وَدَعَا لَهُ قَالَ فَرَأَيْتُهُ يَوْمًا بُكْرَةً فَحِدْتُ عَنْهُ ثُمَّ أَتَيْتُهُ حِينَ ارْتَفَعَ النَّهَارُ فَقَالَ إِنِّي رَأَيْتُكَ فَحِدْتَ عَنِّي فَقُلْتُ إِنِّي كُنْتُ جُنُبًا فَخَشِيتُ أَنْ تَمَسَّنِي فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الْمُسْلِمَ لَا يَنْجُسُ
Hudzaifah Diriwayatkan dari:
Apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bertemu dengan sahabatnya, maka beliau bersalaman dan mendoakannya. Kemudian Hudzaifah berkata: "Pada suatu hari aku bertemu dengan Beliau, maka aku segera menghindar darinya. Kemudian aku mendatanginya saat matahari telah tinggi, dan Beliau berkata kepadaku: 'Aku melihatmu terburu-buru menghindar dariku?' Aku berkata: 'Aku sedang junub. Aku khawatir engkau menyentuhku!' Beliau lalu bersabda: 'Orang muslim itu tidak najis.'"
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Tubuh seorang muslim yang beriman, dalam kondisi apa pun termasuk junub, adalah suci dan bebas dari najis fisik.
- Bersentuhan atau berjabat tangan dengan orang yang sedang junub hukumnya sah diperbolehkan dan tidak menularkan najis.
- Hadats besar bukanlah sesuatu yang menjijikkan, melainkan sekadar halangan ritual sementara untuk ibadah tertentu.
