Sunan an-Nasai Hadits 435 - Urutan Bersuci Madzi
Mencuci Kemaluan dan Wudhu Sebagai Cara Bersuci dari Madzi
Sunan an-Nasai : 435
Sunan an-NasaiNomor Hadis 435
أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ لَيْثِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ بُكَيْرِ بْنِ الْأَشَجِّ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ قَالَ أَرْسَلَ عَلِيُّ بْنُ أَبِي طَالِبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ الْمِقْدَادَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْأَلُهُ عَنْ الرَّجُلِ يَجِدُ الْمَذْيَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَغْسِلُ ذَكَرَهُ ثُمَّ لِيَتَوَضَّأْ
Sulaiman bin Yasar Diriwayatkan dari:
Ali bin Abu Thalib Radliyallahu'anhu mengutus Miqdad kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam untuk menyatakan seorang laki-laki yang mengeluarkan madzi. Beliau menjawab: "Hendaklah ia mencuci kemaluannya kemudian berwudlu."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Urutan bersuci dari air madzi adalah dengan mencuci kemaluan terlebih dahulu, baru melaksanakan gerakan wudu.
- Keluarnya cairan madzi ditetapkan hukumnya sebagai hadas kecil, bukan sebagai hadas besar yang menuntut mandi.
- Penting bagi kita untuk selalu memperhatikan tata urutan bersuci agar ibadah kita berjalan sesuai dengan sunah Nabi.
