Sunan an-Nasai Hadits 4482 - Syarat Jual Beli Emas dan Barang Ribawi
Aturan Jual Beli Barang Ribawi: Harus Tunai dan Langsung
Sunan an-Nasai : 4482
Sunan an-NasaiNomor Hadis 4482
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ مَالِكِ بْنِ أَوْسِ بْنِ الْحَدَثَانِ أَنَّهُ سَمِعَ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الذَّهَبُ بِالْوَرِقِ رِبًا إِلَّا هَاءَ وَهَاءَ وَالتَّمْرُ بِالتَّمْرِ رِبًا إِلَّا هَاءَ وَهَاءَ وَالْبُرُّ بِالْبُرِّ رِبًا إِلَّا هَاءَ وَهَاءَ وَالشَّعِيرُ بِالشَّعِيرِ رِبًا إِلَّا هَاءَ وَهَاءَ
Umar bin Al Khaththab Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Menjual emas dengan perak adalah riba, kecuali serah terima secara langsung, kurma dengan kurma adalah riba kecuali serah terima secara langsung, gandum dengan gandum adalah riba kecuali serah terima secara langsung, jewawut dengan jewawut adalah riba kecuali serah terima secara langsung."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Jual beli emas dengan perak harus dilakukan secara tunai pada saat terjadi kesepakatan.
- Menukar bahan makanan pokok seperti kurma, gandum, dan jewawut harus diserahterimakan di tempat tanpa penundaan.
- Menunda penyerahan barang atau uang dalam pertukaran barang ribawi akan menyebabkan terjerumus ke dalam riba.
