Sunan an-Nasai Hadits 4591 - Larangan Jual Beli Air dan Tanah
Hukum Larangan Menjual Air dan Jasa Pengawinan Hewan
Sunan an-Nasai : 4591
Sunan an-NasaiNomor Hadis 4591
أَخْبَرَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْحَسَنِ عَنْ حَجَّاجٍ قَالَ قَالَ ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرًا يَقُولُ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ ضِرَابِ الْجَمَلِ وَعَنْ بَيْعِ الْمَاءِ وَبَيْعِ الْأَرْضِ لِلْحَرْثِ يَبِيعُ الرَّجُلُ أَرْضَهُ وَمَاءَهُ فَعَنْ ذَلِكَ نَهَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Jabir Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang dari menjual pengawinan unta, dan dari menjual air, menjual tanah bercocok tanam, yaitu seseorang menjual tanahnya dan airnya. Maka dari hal tersebut Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melarang.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Umat Islam dilarang mengambil upah dari jasa pengawinan hewan jantan karena mengandung unsur ketidakpastian (gharar).
- Air merupakan sumber daya penting untuk hajat hidup orang banyak dan dilarang dimonopoli atau dijual sembarangan.
- Menjual sesuatu yang manfaat dan hasil akhirnya belum pasti sangat dilarang dalam syariat Islam untuk mencegah kerugian pihak lain.
