Sunan an-Nasai Hadits 471 - Durasi dan Panjang Bacaan Shalat
Panduan Panjang Waktu Berdiri dalam Shalat Nabi
Sunan an-Nasai : 471
Sunan an-NasaiNomor Hadis 471
أَخْبَرَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ قَالَ أَنْبَأَنَا مَنْصُورُ بْنُ زَاذَانَ عَنْ الْوَلِيدِ بْنِ مُسْلِمٍ عَنْ أَبِي الصِّدِّيقِ النَّاجِيِّ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ كُنَّا نَحْزُرُ قِيَامَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ فَحَزَرْنَا قِيَامَهُ فِي الظُّهْرِ قَدْرَ ثَلَاثِينَ آيَةً قَدْرَ سُورَةِ السَّجْدَةِ فِي الرَّكْعَتَيْنِ الْأُولَيَيْنِ وَفِي الْأُخْرَيَيْنِ عَلَى النِّصْفِ مِنْ ذَلِكَ وَحَزَرْنَا قِيَامَهُ فِي الرَّكْعَتَيْنِ الْأُولَيَيْنِ مِنْ الْعَصْرِ عَلَى قَدْرِ الْأُخْرَيَيْنِ مِنْ الظُّهْرِ وَحَزَرْنَا قِيَامَهُ فِي الرَّكْعَتَيْنِ الْأُخْرَيَيْنِ مِنْ الْعَصْرِ عَلَى النِّصْفِ مِنْ ذَلِكَ
Abu Sa'id Al Khudri Diriwayatkan dari:
Pernah kami menaksir waktu berdirinya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Saat shalat Zhuhur dan Ashar, maka kami menaksir berdirinya beliau saat shalat Zhuhur sekitar tiga puluh ayat, seukuran surat As-Sajdah pada dua raka'at pertama. Sedangkan pada dua raka'at terakhir beliau membaca (seukuran) separuh dari pertama. Kami perkirakan berdirinya pada dua raka'at yang pertama dari shalat Ashar seukuran dua raka'at yang terakhir dari shalat Zhuhur, dan berdirinya pada dua raka'at terakhir dari shalat Ashar separuh dari raka'at pertama.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Rasulullah rutin memanjangkan durasi bacaan pada awal masuknya shalat Dzuhur sebagai persiapan mengumpulkan kekhusyukan jamaah.
- Jumlah bacaan ayat pada akhir rakaat shalat selalu disetting menjadi jauh lebih singkat dibanding bacaan pembukanya.
- Shalat Ashar dianjurkan untuk dikerjakan dengan durasi yang lebih ringkas ketimbang shalat Dzuhur yang dikerjakan di tengah hari.
