Sunan an-Nasai Hadits 4733 - Alasan Kuat Larangan Bermain Ketapel
Alasan Kuat Mengapa Nabi Melarang Bermain Ketapel
Sunan an-Nasai : 4733
Sunan an-NasaiNomor Hadis 4733
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ قَالَ أَنْبَأَنَا كَهْمَسٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُغَفَّلٍ أَنَّهُ رَأَى رَجُلًا يَخْذِفُ فَقَالَ لَا تَخْذِفْ فَإِنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَنْهَى عَنْ الْخَذْفِ أَوْ يَكْرَهُ الْخَذْفَ شَكَّ كَهْمَسٌ
Abdullah bin Mughaffal Diriwayatkan dari:
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Sulaiman] telah menceritakan kepada kami [Yazid] telah mengabarkan kepada kami [Kahmas] dari [Abdullah bin Buraidah] dari [Abdullah bin Mughaffal] bahwa dia melihat seorang laki-laki yang bermain ketapel kemudian dia berkata: "Janganlah bermain ketapel sesungguhnya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melarang dari bermain ketapel atau tidak suka bermain ketapel." Kahmas merasa ragu.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Para sahabat Nabi sangat peduli untuk langsung saling mengingatkan apabila ada orang yang melakukan perbuatan yang dilarang agama.
- Agama Islam selalu menutup pintu datangnya bahaya, termasuk melarang mainan yang berisiko membuat orang lain celaka.
- Kegiatan yang membuang waktu dan merugikan orang banyak tanpa memberi nilai tambah adalah perkara yang dibenci Nabi.
