Sunan an-Nasai Hadits 4799 - Menghukum Walau Barang Dianggap Remeh
Tetap Menegakkan Hukum Pencurian Walau Barang Terasa Tidak Berharga
Sunan an-Nasai : 4799
Sunan an-NasaiNomor Hadis 4799
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ هِشَامٍ يَعْنِي ابْنَ أَبِي خِيَرَةَ قَالَ حَدَّثَنَا الْفَضْلُ يَعْنِي ابْنَ الْعَلَاءِ الْكُوفِيَّ قَالَ حَدَّثَنَا أَشْعَثُ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كَانَ صَفْوَانُ نَائِمًا فِي الْمَسْجِدِ وَرِدَاؤُهُ تَحْتَهُ فَسُرِقَ فَقَامَ وَقَدْ ذَهَبَ الرَّجُلُ فَأَدْرَكَهُ فَأَخَذَهُ فَجَاءَ بِهِ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَمَرَ بِقَطْعِهِ قَالَ صَفْوَانُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا بَلَغَ رِدَائِي أَنْ يُقْطَعَ فِيهِ رَجُلٌ قَالَ هَلَّا كَانَ هَذَا قَبْلَ أَنْ تَأْتِيَنَا بِهِ قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ أَشْعَثُ ضَعِيفٌ
Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:
Shafwan pernah tidur di masjid sedang selendangnya berada di bawahnya kemudian selendang tersebut dicuri. Dia kemudian bangun tetapi orang yang mencuri telah pergi. Lalu dia mengejarnya dan menangkapnya serta membawanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Lalu beliau memerintahkannya agar dipotong tangannya.Shafwan berkata: "Wahai Rasulullah, selendangku tidaklah sampai membuat orang tersebut harus dipotong tangannya." Maka beliau bersabda: "Kenapa ini tidak terjadi sebelum engkau membawanya kepadaku?"Abu Abdur Rahman berkata: Asy'ats adalah lemah.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Harga sebuah barang tidak bisa membatalkan putusan pengadilan jika sudah memenuhi batas minimum (nisab) pencurian.
- Rasa iba atau simpati korban yang muncul terlambat di pengadilan tidak berguna untuk melawan syariat Islam.
- Umat Islam diajarkan untuk tidak mudah melaporkan saudara seiman ke polisi jika bisa diselesaikan secara kekeluargaan.
