Sunan an-Nasai Hadits 4811 - Keadilan Hukum Pidana
Hukum Islam Berlaku untuk Semua Kalangan Tanpa Pandang Bulu
Sunan an-Nasai : 4811
Sunan an-NasaiNomor Hadis 4811
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَيُّوبَ بْنِ مُوسَى عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ امْرَأَةً سَرَقَتْ فَأُتِيَ بِهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالُوا مَنْ يَجْتَرِئُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَّا أَنْ يَكُونَ أُسَامَةَ فَكَلَّمُوا أُسَامَةَ فَكَلَّمَهُ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا أُسَامَةُ إِنَّمَا هَلَكَتْ بَنُو إِسْرَائِيلَ حِينَ كَانُوا إِذَا أَصَابَ الشَّرِيفُ فِيهِمْ الْحَدَّ تَرَكُوهُ وَلَمْ يُقِيمُوا عَلَيْهِ وَإِذَا أَصَابَ الْوَضِيعُ أَقَامُوا عَلَيْهِ لَوْ كَانَتْ فَاطِمَةَ بِنْتَ مُحَمَّدٍ لَقَطَعْتُهَا
Aisyah Diriwayatkan dari:
Ada seorang wanita yang mencuri kemudian dia dihadapkan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, kemudian mereka berkata: "Tidak ada orang yang berani berbicara kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam kecuali Usamah. Kemudian mereka berbicara kepada Usamah. Maka Usamahpun berbicara kepada beliau.Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam kemudian bersabda: "Wahai Usamah, sesungguhnya orang-orang Bani Israil binasa ketika orang mulia di antara mereka terkena hukuman had, mereka membiarkannya dan tidak menegakkan hukuman kepadanya, dan apabila hukuman tersebut mengenai orang yang rendah maka mereka menegakkan hukuman atasnya. Seandainya dia adalah Fathimah binti Muhammad niscaya saya akan memotong tangannya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Tidak boleh ada tebang pilih atau diskriminasi dalam penegakan hukum pidana Islam.
- Kedudukan sosial, kekayaan, atau keturunan tidak bisa menyelamatkan seseorang dari hukuman atas kesalahannya.
- Memberikan syafaat atau keringanan tidak diizinkan pada hukuman had yang sudah ditetapkan batasannya oleh Allah.
- Seorang pemimpin wajib bersikap adil dan berani menegakkan kebenaran meskipun terhadap keluarganya sendiri.
