Sunan an-Nasai Hadits 492 - Waktu Awal Shalat Zhuhur
Tuntunan Melaksanakan Shalat Zhuhur Saat Matahari Tergelincir
Sunan an-Nasai : 492
Sunan an-NasaiNomor Hadis 492
أَخْبَرَنَا كَثِيرُ بْنُ عُبَيْدٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حَرْبٍ عَنْ الزُّبَيْدِيِّ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي أَنَسٌ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ حِينَ زَاغَتْ الشَّمْسُ فَصَلَّى بِهِمْ صَلَاةَ الظُّهْرِ
Anas Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam keluar ketika matahari telah tergelincir, lalu shalat Zhuhur mengimami mereka (para sahabat).
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Tanda pasti masuknya awal waktu shalat Zhuhur adalah ketika matahari telah melewati titik zenit atau tergelincir ke arah barat.
- Menyegerakan pelaksaaan ibadah shalat wajib di awal waktu adalah kebiasaan mulia yang rutin dicontohkan Rasulullah.
- Pentingnya seorang imam masjid untuk disiplin dan keluar tepat waktu demi memimpin shalat berjamaah bagi umat.
- Islam mengajarkan kedisiplinan yang tinggi dalam menata jadwal ibadah sehari-hari yang terkait dengan fenomena alam.
