Sunan an-Nasai Hadits 5031 - Hukum Wewangian Kuning Pria
Larangan Penggunaan Wewangian Berwarna Bagi Laki-laki
Sunan an-Nasai : 5031
Sunan an-NasaiNomor Hadis 5031
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ ظَبْيَانَ عَنْ حُكَيْمِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِهِ رَدْعٌ مِنْ خَلُوقٍ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اذْهَبْ فَانْهَكْهُ ثُمَّ أَتَاهُ فَقَالَ اذْهَبْ فَانْهَكْهُ ثُمَّ أَتَاهُ فَقَالَ اذْهَبْ فَانْهَكْهُ ثُمَّ لَا تَعُدْ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Seorang laki-laki datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dengan mengenakan pakaian yang dilumuri wewangian berwarna kuning, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam lalu bersabda kepadanya: "Pergi dan lepaslah." Laki-laki itu datang kembali dan beliau bersabda: "Pergi dan lepaslah." Laki-laki itu datang kembali dan beliau bersabda: "Pergi dan lepaslah ia, dan jangan kembali."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Laki-laki dilarang menggunakan wewangian yang meninggalkan noda warna kuning di pakaian atau badannya.
- Seorang Muslim harus segera melaksanakan perintah Rasulullah untuk membersihkan diri dari larangan.
- Islam mengajarkan kaum pria untuk selalu tegas menjaga batasan dan fitrah dalam berpenampilan.
