Sunan an-Nasai Hadits 5095 - Emas, Sutera, dan Bejana Hantam
Tiga Larangan Nabi: Sutera, Emas, dan Wadah Al-Hantam
Sunan an-Nasai : 5095
Sunan an-NasaiNomor Hadis 5095
أَخْبَرَنَا يُوسُفُ بْنُ حَمَّادٍ الْمَعْنِيُّ الْبَصْرِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ عَنْ أَبِي التَّيَّاحِ قَالَ حَدَّثَنَا حَفْصٌ اللَّيْثِيُّ قَالَ أَشْهَدُ عَلَى عِمْرَانَ أَنَّهُ حَدَّثَنَا قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ لُبْسِ الْحَرِيرِ وَعَنْ التَّخَتُّمِ بِالذَّهَبِ وَعَنْ الشُّرْبِ فِي الْحَنَاتِمِ
Imran Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang dari memakai kain sutera, memakai cincin emas dan minum dengan menggunakan Al Hantam.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Laki-laki muslim diharamkan untuk memakai pakaian yang terbuat dari bahan benang sutera.
- Kaum pria sama sekali tidak diperbolehkan menghias diri dengan memakai cincin emas.
- Dilarang minum menggunakan bejana tanah liat jenis Al-Hantam yang sering dipakai membuat khamr.
- Islam mengajarkan tindakan pencegahan yang tegas agar umatnya tidak mendekati hal-hal berbau maksiat.
