Sunan an-Nasai Hadits 5103 - Bahan Mata Cincin Perak
Kesederhanaan Cincin Nabi yang Terbuat dari Perak Penuh
Sunan an-Nasai : 5103
Sunan an-NasaiNomor Hadis 5103
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ خَالِدِ بْنِ خَلِيٍّ الْحِمْصِيُّ وَكَانَ أَبُوهُ خَالِدٌ عَلَى قَضَاءِ حِمْصَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي قَالَ حَدَّثَنَا سَلَمَةُ وَهُوَ ابْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ الْعَوْصِيُّ عَنْ الْحَسَنِ وَهُوَ ابْنُ صَالِحِ بْنِ حَيٍّ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ حُمَيْدٍ الطَّوِيلِ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَ خَاتَمُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ فِضَّةٍ وَكَانَ فَصُّهُ مِنْهُ
Anas bin Malik Diriwayatkan dari:
Cincin Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam adalah perak, dan mata cincinnya juga terbuat darinya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Sangat diperbolehkan bagi laki-laki untuk memakai cincin yang lingkar hingga bagian matanya terbuat dari perak murni.
- Rasulullah memberikan contoh nyata mengenai perhiasan pria yang sederhana tanpa harus berlebihan.
- Cincin perak tanpa tambahan batu mulia merupakan salah satu sunnah berhias yang sangat mudah ditiru.
- Perbedaan kecil dalam riwayat bentuk perhiasan Nabi menunjukkan keluasan syariat terkait urusan pakaian.
